Dear Oppa..
kemaren itu kan ada masalah, trus aku cerita ke Oppa *bukan kamu lho yaa..tapi Oppa itu abah*, nah banyak banget tuh nasehat bijak yang di berikan Abah kepada aku,
insiden dengan yang namanya "Harland" itu seperti tak pernah berakhir dalam hidupku.. *fiuuuht*, ketakutan, kekhawatiran serta rasa bersalah atas korban-korbannya selalu menghantui hidupku.. itu makanya aku lebih senang bersembunyi, agar tak mendengar nama itu lagi, agar tak mengetahui sepak terjangnya.. karena dia teramat mengerti kelemahanku.. yaaa.. aku lemah atas tindakan balas dendam yang dilakukannya diluar sana..
kemaren aku menangis cerita kepada Oppa, betapa aku takut kejadian berikutnya akan menimpa Fikri dan nayong, karena saat ini, hanya mereka berdua sahabat yang lebih dari sekedar sahabat buatku..
bersusah payah Oppa menenangkan hati ku, klo apa yang terjadi pada korban-korbannya itu adalah takdir bukan salahku..
tapi bagaimana mungkin aku ngak merasa bersalah, 3 dari sekian banyak korbannya adalah sahabat terdekatku, dan dia melakukan itu semua karena kesalah pahaman dan kekecewaannya kepadaku..*aaah.. dosa apa aku kenapa harus bertemu dengan orang seperti itu..*
kamu tau honey oppa bilang apa?..
aku ngak boleh takut, ngak boleh lari dari kenyataan, aku harus menghadapi semua kenyataan ini. karena kata oppa semakin aku takut, semakin aku bersembunyi, semakin orang itu menang dan semakin dia merasa hebat, dan Oppa bilang aku juga ngak boleh menangis lagi karena itu. aku harus kuat, harus berani, jika perlu menantang yang namanya "Harland" itu.. *fiiiiuuuhht, berat banget Oppa..*
disatu sisi, aku ingin banget tenang dengan kata-kata Oppa, ingin banget jadi kuat,tapi disisi lain dalam diriku, tak bisa dipungkiri, rasa takut itu selalu ada, aku sungguh tak sanggup lagi melihat ada sahabatku menjadi korban orang itu.. dan aku benci, kenapa dia harus menyakiti aku secara mental sich? *lama-lama gini aku bisa gilaa.. hikzz..hikz..* kenapa dia ngak ngajak aku duel aja sekalian biar semua masalah ini berakhir..
bukankah aku sudah menjelaskan permasalahannya, ini hanya salah paham, dan aku juga udah minta maaf, dan berkali-kali mengajaknya untuk berdamai, tapi kenapa dia menjadi seperti orang yang tak pernah aku kenal..
hmmm.. sungguh benar kata Allah, yang buta itu bukan mata, tapi hati..
hanya Allah yang maha membolak-balikkan hati manusia, dan aku selalu berdo'a semoga Allah memberikannya hidayah dan kembali kejalan yang benar., dan untuk para Korbannya agar diberikan ketabahan dan kekuatan untuk move On menjalani kehidupan yang tidak mudah ini..*aamiin..*
Oppa slalu menghiburku, klo semua itu bukan salahku, apapun yang terjadi pada korbannya, itu karena salah mereka sendiri, tidak menjaga diri dengan baik, berjalan terlalu jauh dari aturan Tuhan.. hmmm... mungkin emang seperti itu, cewek-cewek itu aja yang terlalu percaya pada kata-kata dia, lantas mau saja melakukan apa yang dia mau, tapiiii..entah mengapa setiap mengingat itu hatiku terluka, segitu lemahnya kah wanita?? segitu mudahnya kah?? *Ya Robb.. lindungi aku dan orang-orang yang aku cintai*
satu hal yang membuatku agak sedikit kuat saat ini adalah, aku berada dekat orang-orang yang sangat mendukungku dan melindungi ku, ada Nayong dan keluarga besarnya yang sudah seperti keluarga ku sendiri, yang sangat mengkhawatirkan keadaanku, ada teman-temanku disini yang entah mengapa mereka menjadi semakin melindungiku..*bersyukur memiliki kalian semua..*
dan aku senang, Oppa dan teman-teman siap membantuku dan mendukungku untuk melakukan perlawanan terhadap orang itu.. tapi mbuh gimana caranya...aku juga belum terfikir untuk melakukannya, yang pasti kata Oppa saat ini aku harus membangun mental yang kuat dulu agar tak gampang disakitinya lagi..
dan yang membuat aku sedikit lega saat ini adalah, nayong udah jadian ama Widodo, sahabat kantorku sendiri, walau cemburu karena bakal kehilangan waktu untuk bersama dengan nayong, tapi aku senang, setidaknya nayong bakal lebih selamat dari orang itu, karena ada Widodo yang siap menjaganya dan melindunginya, jadi yang perlu aku jaga saat ini adalah Fikri..
yaaah, aku baru sadar dari terlalu lama ngumpet *hampir 4 tahun* membuat aku memiliki sedikit teman yang bener-bener dekat dan intens.. hmmmm.. abah bener, banyak hal yang telah sia-sia aku lakukan selama aku ngumpet, dakwah hampir dua tahun ini jadi mandet, teman-teman pada susah nyari aku, was-was tiap hari..fiiiuuuh.. betapa ruginya aku karena orang satu itu..
Dear Oppa..
bantu aku yaa..untuk mengembalikan lagi semangatku dan memperbaiki semua ini.. bantu aku untuk tetap semangat yaaa..:'(






0 komentar:
Posting Komentar